Monumen Dirgantara

Edhi Sunarso
Dirgantara (1970)
Patung

DIPILIH OLEH
Andrew Lumban Gaol (l. 1986) adalah seorang perancang grafis dan seniman yang bekerja di ruang-ruang publik mengangkat perihal kehidupan bermasyarakat dalam kondisi sosial-politik terkini. Ia adalah lulusan jurusan Desain Komunikasi Visual, Modern School of Design, Yogyakarta (2005 – 2013).

ALASAN PEMILIHAN
Karya patung Dirgantara Edhi Soenarso bagi saya sama pentingnya dengan sosok Edhi Soenarso itu sendiri. Patung ini mempunyai cerita dan latar belakang yang cukup rumit, dan kerumitannya semakin bertambah di masa sekarang ini, di masa patung ini menjadi korban pembangunan kota yang tidak menghargai keberadaan karya – karya bersejarahnya.

Begitu juga dengan sosok dari Edhi Soenarso sendiri. Beliau juga mempunyai cerita yang cukup intim dengan proses pembuatan patung Dirgantara ini, patung ini dibangun dengan kisah yang mengharu biru, seperti peran Soekarno yang sangat menonjol dalam proses pembangunan patungnya, juga permasalahan dana untuk pembangunannya yang kabarnya masih menyisakan hutang dari negara, dan cerita tentang sempat terhentinya proses pembangunannya ketika peristiwa 65 terjadi.

Saya melihat patung Dirgantara sebagai sebuah patung yang sangat memukau, karena secara gestur figur patung tersebut menunjukkan gerak dinamis yang sangat hidup. Kita bisa melihat gestur dan gerak tubuh patung tersebut seperti gerak yang mengisyaratkan menantang langit. Sehingga bentuk patung beserta pondasinya sangat serasi dan menyatu. Ini agak berbeda dengan patung – patung Edi yang lain, seperti patung Selamat Datang, dan Pembebasan irian Barat yang cenderung mempunyai kemiripan dengan bentuk – bentuk patung dari negara Blok Timur seperti uni Soviet, yang menampilkan sosok patung yang bergestur kaku dan minim gerak.

KARYA LAIN PILIHAN Andrew Lumban Gaol
Boeng Ajo Boeng, JAKARATE

===========================================================================

DIPILIH OLEH
Dwi Rachmanto adalah penanggungjawab dokumentasi dan publikasi di Indonesian Visual Art Archive. Ia pernah menempuh pendidikan Sekolah Menengah Seni Rupa (1994 – 1997).

ALASAN PEMILIHAN
Karya ini menjadi penting melihat dari penempatan wilayahnya, proprosi patung dan cara menempatkannya, pak Karno membuat maket-maket diseluruh kota Jakarta, strateginya bagaimana kesenian dijadikan salah satu posisi negara

KARYA LAIN PILIHAN Dwi Rachmanto
Pabrik GulaMenara Eiffel

 

Advertisements