Awan Berarak Jalan Bersimpangan

Haryadi_1955_awan berarak jalan bersimpangan

Harijadi Sumodidjojo
Awan Berarak Jalan Bersimpangan (1955)
Lukisan
Cat minyak di atas kanvas
181 cm x 140 cm

DIPILIH OLEH
Ugo Untoro (l. 1970) adalah seorang perupa yang lebih sering bekerja dengan medium lukisan dan gambar. Ia pernah menempuh pendidikan di Jurusan Seni Lukis, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta (1988 – 1994).

ALASAN PEMILIHAN
Aku lihat karya ini waktu masih SMP kali, ya… Langsung jatuh cinta. Begitu.

KARYA LAIN PILIHAN Ugo Untoro
Dia Datang, Dia Menunggu, Dia Pergi, Penyerangan Terhadap Pengok

>>> >>> >>>

DIPILIH OLEH
S. Teddy D. (l. 1971) adalah seorang perupa yang bekerja dengan beragam media, mulai dari gambar, lukisan, instalasi, sampai ke panggung—sebuah istilah yang diciptakannya sendiri untuk karya-karyanya yang tidak ingin disederhanakannya menjadi dua atau tiga dimensional. Ia pernah menempuh pendidikan di Jurusan Seni Lukis, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta (1992 – 2001).

ALASAN PEMILIHAN
Karya ini adalah sebuah lukisan yang berhasil dalam tatanan perlukisanan. Haha. Lukisan itu seperti puisi, dia seharusnya bukan representasi dari hal lain. Fase-fase simbolik, personifikasi, metaforik, dan lain sebagainya itu, harus berhasil dilewati lalu dijadikan utuh sebagai sebuah bahasa bentuk. Apalagi kalau dilihat tahun karya ini dibuat, memang benar-benar menggambarkan situasi psikologis manusia Indonesia yang berpikir: Mau ke mana Indonesia ini? Artinya sang seniman juga memikirkan situasi negara; memikirkan, bukan protes atau marah atau apa. Ya, saya jadi bisa lihat bahwa menurut si seniman, permasalahan negara ini adalah perihal kejiwaan manusianya, mental manusianya.

KARYA LAIN PILIHAN S. Teddy D.
Penggalian Kembali, Chicken’s Home Sweet Home

(Foto milik Indonesian Visual Art Archive.)

Advertisements